Investasi Jangka Panjang

Kalau kamu membuka artikel ini, selamat! Kamu adalah orang yang memikirkan masa depan kamu dengan baik! Investasi jangka panjang adalah jenis investasi yang akan sangat menguntungkan seiring waktu berjalan. Saat kamu memilih investasi ini, kamu bahkan tidak harus sering-sering memonitor keuntungan kamu dan bisa mengerjakan hal lain. Semakin lama kamu menahan investasi jangka panjang kamu, kemungkinan reward yang kamu dapatkan akan semakin tinggi. Nggak jarang orang malah nggak jual investasi jangka panjang dan kemudian diturunkan untuk jadi warisan ke anak-anaknya.

Mau mencoba investasi jangka panjang? Kenali dulu nih apa saja bentuknya!

1. Investasi Emas

Investasi Jangka Panjang Emas
Sumber: Freepik

Investasi jangka panjang ini sangat populer dan sangat mudah untuk dilakukan. Saat kamu membeli emas, keuntungannya adalah harga emas cenderung tidak dipengaruhi inflasi dan harga beli serta harga jualnya tuh nggak turun drastis! Penyimpanan emas pun terbilang mudah karena kamu bisa menyimpan di brankas maupun bank. Banyak juga tempat yang menyediakan jasa untuk menabung emas dengan harga yang sangat rendah, yaitu dimulai dari 5.000 IDR.

Dalam investasi emas ini, yang perlu kamu perhatikan adalah dalam tempat membeli emasnya. Tidak sedikit orang yang memiliki niat jahat dan menjual emas palsu loh!

2. Investasi Saham

Investasi Saham
Sumber: Freepik

Kalau kamu punya saham dari suatu perusahaan, secara legal sebenarnya kamu tuh pemilik perusahaan itu loh! Tapi bukan berarti kamu bisa seenaknya masuk ke perusahaan itu terus marahin direkturnya ya. Simpelnya, saham tuh surat bukti kepemilikan kamu dari sebuah Perseroan Terbatas (PT) atau perusahaan lain. Dengan investasi jangka panjang ini, kamu bisa menerima tambahan uang dari yang kamu beli untuk saham itu hanya kalau perusahaannya memiliki keuntungan tinggi dalam penjualan produk atau jasa yang disediakan mereka.

Jeleknya dari investasi saham ini adalah kadang kamu tidak bisa mengkalkulasi kalau akan ada hal yang tidak terduga yang menyebabkan keuntungan menurun. Kalau perusahaan rugi, kamu juga akan ikut rugi nih.

3. Obligasi

Investasi Jangka Panjang Saham Obligasi
Sumber: Pixabay

Saat kamu ingin berinvestasi di sebuah perusahaan, kamu akan ditawarkan antara membeli saham atau obligasi. Bedanya, obligasi ini sebenarnya lebih mengacu ke surat hutang dari perusahaan yang menjanjikan pengembalian bersama bunga. Kalau kamu membeli obligasi, uang kamu akan dipastikan untuk kembali dari pemilik perusahaan bersama bunganya apapun yang terjadi, entah perusahaannya beruntung atau merugi. Banyak yang menyukai investasi jangka panjang ini karena, dalam jangka waktu 1 hingga 10 tahun, mereka bisa merasa aman untuk menaruh uang dan mendapat bunga yang jauh lebih tinggi dari bank.

Sayangnya, kalau perusahaannya sampai bangkrut ada kemungkinan uang kamu tidak bisa kembali loh. Tetapi kalau mereka masih mempunyai sisa uang, mereka akan membayarkan hutang ke kamu lebih dulu dibandingkan mengembalikan uang pemegang saham.

4. Investasi Properti

Dana Investasi Real Estate
Sumber: Pixabay

Sudah jadi pengetahuan umum kalau investasi properti merupakan salah satu investasi jangka panjang yang paling menggiurkan. Harga tanah selalu melambung setiap tahunnya dan tanah dengan sertifikat juga dihargai dengan sangat tinggi. Kalau dihitung secara kasar nih, setiap tahun harga tanah itu naiknya bisa sampai 20% loh! Bahkan kalau kamu belum bisa beli tanah atau bangunan secara keseluruhan, kamu bisa berinvestasi dengan Dana Investasi Real Estate (DIRE). DIRE ini secara general sama sih kayak saham, tapi lebih ke bidang properti jadi kamu bisa menaruh saham kamu ke gedung seperti rumah sakit, gedung pencakar langit, atau bahkan mall.

Permasalahan dari saham ini ada di biaya tambahan yang harus kamu keluarkan saat kamu memiliki sebuah properti maupun DIRE. Saat kamu memiliki properti, kamu harus membayar pajak untuk tanah dan harus mengeluarkan biaya untuk membuat sertifikat. Saat kamu membeli DIRE, akan ada biaya tahunan yang harus kamu keluarkan untuk jasa broker dan investasi ini memiliki jangka waktu.

Kamu sudah siap belum untuk memiliki investasi jangka panjang?

Kalau belum, mungkin kamu harus coba investasi jangka pendek dulu. Coba cari tau disini yuk!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *